Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Ingatan pada Satu Nama

Terbuat dari apakah kesunyian? Apakah dari hembusan angin malam yg menggerakkan dedaun di saat termenung sendiri? Atau dari adonan bayang kenangan masa lalu menjemukan, yg tersusun dari kerumitan peristiwa yg menimbumi hidup? Ataukah mungkin ingatanku pada seorang perempuan yg berjalan sendirian di gerimis hujan, juga sepi yg menjalari pagi. Sejak kepulanganku sebulan lalu, hujan dan kenangan membuatku selalu tak berjarak dengan sunyi, menyeretku pada seutas senyum ganjil yg lekat diingatan. Ia datang saat fajar baru saja usai. Angin belum berhembus, langit berwarna lembayung, hujan baru saja turun. Ada aroma basah tanah yg menyegarkan hidung. Ia berjalan ke arahku, saya curiga. Kukira setan kesasar yg iseng menakutiku dengan menjelma gadis manis. Bedanya, ia rapi. Seperti gadis-gadis yang akan berangkat ke gereja. Ia tersenyum, saya tersenyum. Sepagi itu. Cepat ia seperti mengurungkan niat. Lalu berdiri seperti patung. Ragu. Aneh sekali. Ia mengedarkan pandangan ke bawah, barangkali...